- Kupas bengkoang terlebih dahulu
- Cuci bengkoang hingga bersih
- Parut bengkoang dengan parutan , jangan gunakan alat penghancur seperti blender. Hal ini dikarenakan apabila menggunakan blender atau sebagainya serat dari bengkoang tersebut masih dapat tercampur dengan ekstrak bengkoang. Hasil yang didapatkan nantinya akan kurang maksimal.
- Kemudian peras bengkoang yang sudah diparut dengan menggunakan kain tipis yang bersih.
- Pisahkan sari bengkoang dengan ampasnya.
- Buang ampas bengkoang
- Ambil sari bengkoang
- Diamkan dan endapkan sari bengkokang selama 2 jam
- Ambil hasil endapan dari sari bengkuang. Hasil endapan inilah yang dinamakan dengna tepung sari bengkoang.
- Jemur tepung sari bengkoang yang masih basah dibawah sinar matahari hingga kering
- Tepung sari bengkoang sudah jadi.
Ika Machfudloh
Minggu, 29 September 2013
Pengolahan Bengkoang menjadi Tepung Sari Bengkoang
Cara Pengolahan Bengkoang menjadi Tepung Sari Bengkoang
Rabu, 31 Juli 2013
Puisi
(Belum ada judul)
Sunyi Merpati berkawan lagi
Tak nampak lagi kian menepi
Tepis semilir angin nian berhenti
Irama Mawar enggan temani
Gusar kawan terassa berat
Waktu bergulir arloji berputar
Tak lebih tak kurang juga
Tsk ubah masih sama saja
Awan gelap terpampang nyata
tetes-tetes air bersama jua
Deras hujan makin terasa
Dihati anak Adam berjiwa dua
Mawar yang dulu telah tiada
Ditelan rasa amarah kecewa
Tersisa secuil cerita lama
Yang kini hanya terlukai bara
Created by : Ika Machfudloh
Puisi
Mawar Tak Tahu Malu
Bila waktu adalah kuasaku
Bila takdir adalah karyaku
Dan bila bulan serta bintang adalah milikku
Serta angin dalam genggman tanganku
Akan kulukis hal indah
Dan kuhapus hal yang susah
Waktu bisa kuubah
Takdir bisa segalanya indah
Tertatih aku dalam hidupku
Terjatuh aku dalam langkahku
Terpuruk aku dalam susahku
Terbuang aku dalam indahku
Tak ada cahaya gelap gulita
Suram nan buram yang tlah tertata
Kering menguning lembah batu
Terjal dan curam jalan depanku
Cerita hidup yang hanya aku
Dalam mahligai bumi karya-Mu
Si Mawar layu yang tak tahu malu
Yang hancur karena cinta semu
Created by : Ika Machfudloh
Langganan:
Postingan (Atom)